Aller au contenu principal
Accès ouvert déclaré 2024 book

Keanekaragaman Tumbuhan Berguna di Kawasan Hutan Bodogol, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

0Citations signalées, ce qui n’est pas une note de qualité
0Institutions déclarées
0Pays d’affiliation déclarés

Le résumé fourni par la source

Kemajuan teknologi di bidang farmakologi tidak hanya menguatkan dominasi obat modern yang berbasis bahan kimia anorganik, back to nature dengan pengobatan herbal selama dua dekade terakhir telah menguat, bahkan di beberapa negara maju, tingkat okupansi rumah sakit berbasis pengobatan herbal sudah mencapai 70 persen. Pengobatan herbal tentunya membutuhkan proses lebih lama bagi pasien untuk mencapai kesembuhan dari penyakitnya, selain itu pengobatan herbal dari sisi finansial juga lebih mahal dibanding pengobatan modern. Namun kondisi sosial-ekonomi masyarakat di zaman modern seperti sekarang telah bergeser, masyarakat golongan tertentu lebih menyukai pengobatan herbal daripada pengobatan modern. Indonesia dengan potensi lebih dari 30.000 jenis tumbuhan berpembuluh (vascular plant) tentunya menyimpan beragam potensi akan resep pengobatan tradisional yang menggunakan tumbuhan. Resep pengobatan tradisional yang sudah dipraktikkan oleh nenek moyang kita tentunya perlu untuk terus digali, di saintifikasi, dan dikelola dengan baik sumber daya tumbuhan maupun budayanya. Buku Keanekaragaman Tumbuhan Berguna di Kawasan Hutan Bodogol, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango–Jawa Barat memberikan bukti nyata upaya pendokumentasian pengetahuan etnobotani sekaligus bahan baku tumbuhannya. Upaya ini tentunya harus diiringi dengan program konkret pengelolaan tumbuhan dan pengetahuan lokal yang berkelanjutan. Sekitar 100 jenis tumbuhan berguna dari kawasan Bodogol telah teridentifikasi. Tidak sedikit tumbuhan berguna tersebut memiliki nilai ekonomi dan berpotensi dikembangkan untuk meningkatkan sumber pendapatan masyarakat setempat dan mengurangi kegiatan ekstraktivisme di kawasan hutan penyangga. Buku ini menyajikan keanekaragaman tumbuhan berguna sebagai acuan rekomendasi dan dapat diaplikasikan untuk mendukung lestarinya kawasan hutan penyangga, kearifan dan pengetahuan masyarakat lokal dalam pemanfaatan sumber daya tumbuhan berkelanjutan. Antara lain sebagai bahan pangan, sandang, obat, bangunan, kayu bakar, pewarna, anyaman, dan lain sebagainya. Selain itu, buku ini pun menyajikan informasi tentang komponen senyawa kimia tumbuhan tersebut, sedangkan penomoran jenis tumbuhan berdasarkan alfabet nama jenis. Aneka ragam jenis tumbuhan bermanfaat yang disertai dengan nama ilmiah, nama lokal, distribusi jenis, pertelaan jenis, pemanfaatan dan potensi yang dimiliki oleh masyarakat setempat maupun potensi yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat di luar kawasan Bodogol.

Ce résumé expose les affirmations des auteurs. BNTIC ne l’interprète pas comme une validation indépendante des résultats.

Le contrôle bibliographique ouvert

DOI retrouvé dans Crossref DOI retrouvé ; titre concordant.

Titre Crossref
Keanekaragaman Tumbuhan Berguna di Kawasan Hutan Bodogol, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
Date Crossref
04/10/2024
Éditeur
Penerbit BRIN
Type
monograph

Ce recoupement confirme des métadonnées liées au DOI. Il ne confirme ni la méthode ni les conclusions de l’étude, et il ne compte pas comme une seconde source scientifique indépendante.

Les sujets associés

Forest Ecology and ConservationPlant Growth and Agriculture TechniquesCommunity-based Tourism Development and Sustainability

BNTIC News n’est pas le producteur de ces données. Les publications sont interrogées à la demande dans Crossref, OpenAIRE, DOAJ, Europe PMC, HAL, DataCite, AfricArXiv, ROR et la Banque mondiale, sans clé d’accès. OpenAlex reste optionnel. Aucun service payant n’est nécessaire et aucune donnée externe n’est enregistrée en base. Consulter les sources et leurs limites.