Peran Kolaboratif Guru dan Orang Tua dalam Membentuk Motivasi Belajar Anak Usia Dini
Résumé fourni par la source
Penelitian ini bertujuan menganalisis kolaborasi guru dan orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar anak usia dini di TK Cerdas Terampil Simpang Asam, Kabupaten Way Kanan. Motivasi belajar anak usia dini tidak hanya dipengaruhi oleh proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga oleh keterlibatan keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian interaktif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, serta orang tua peserta didik. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi teknik, triangulasi sumber, dan member check, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar anak terbentuk melalui sinergi peran guru sebagai fasilitator dan motivator di sekolah serta peran orang tua sebagai pendamping belajar dirumah. Kerja sama berlangsung melalui komunikasi formal dan informal yang intensif, pendampingan emosional, serta pembiasaan belajar yang konsisten. Pengalaman belajar yang menyenangkan dan dukungan emosional yang berkelanjutan menjadi faktor utama munculnya antusiasme, kepercayaan diri, dan kemandirian belajar anak. Penelitian ini menegaskan bahwa motivasi belajar anak usia dini berkembang optimal melalui integrasi pengalaman belajar antara sekolah dan keluarga dalam ekosistem pendidikan yang kolaboratif.
Ce résumé expose les affirmations des auteurs. BNTIC ne l’interprète pas comme une validation indépendante des résultats.
Contrôle bibliographique ouvert
DOI retrouvé dans Crossref DOI retrouvé ; titre concordant.
- Titre Crossref
- Peran Kolaboratif Guru dan Orang Tua dalam Membentuk Motivasi Belajar Anak Usia Dini
- Date Crossref
- 27/08/2026
- Éditeur
- Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran
- Type
- journal-article
Ce recoupement confirme des métadonnées liées au DOI. Il ne confirme ni la méthode ni les conclusions de l’étude et ne compte pas comme une seconde source scientifique indépendante.
Institutions déclarées
Une affiliation ne permet pas de déduire la nationalité d’un auteur.