Evaluasi Risiko Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan dengan Menggunakan Metode Hazard and Operability di PT. PLN (Persero) UP3 Tasikmalaya
Rattachement africain : id. Niveau de preuve : code pays fourni par la source.
Le résumé fourni par la source
Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) merupakan strategi utama PT PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik tanpa pemadaman, namun aktivitas ini memiliki tingkat bahaya yang tinggi akibat paparan langsung tegangan menengah serta pekerjaan di ketinggian. Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada kegiatan bongkar pasang Load Break Switch (LBS) oleh tim PDKB PLN UP3 Tasikmalaya menggunakan metode Hazard and Operability Study (HAZOP). Analisis dilakukan terhadap 27 aktivitas kerja dengan menilai tingkat risiko berdasarkan kombinasi likelihood dan consequences. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar risiko terkonsentrasi pada fase tengah pekerjaan, khususnya aktivitas yang melibatkan switching, pemeliharaan peralatan bertegangan aktif, dan pekerjaan di ketinggian, dengan potensi dampak cedera fatal akibat sengatan listrik dan jatuh. Temuan ini menegaskan bahwa tingginya nilai risiko tidak semata dipengaruhi oleh probabilitas kejadian, melainkan oleh besarnya tingkat keparahan dampak. Hasil studi ini memberikan kontribusi praktis berupa dasar penentuan prioritas mitigasi risiko, khususnya pada penguatan prosedur kerja, pengawasan ketat pada fase kritis, dan peningkatan disiplin penggunaan alat pelindung diri bagi unit PDKB PLN.
Ce résumé expose les affirmations des auteurs. BNTIC ne l’interprète pas comme une validation indépendante des résultats.
Le contrôle bibliographique ouvert
DOI retrouvé dans Crossref DOI retrouvé ; titre concordant.
- Titre Crossref
- Evaluasi Risiko Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan dengan Menggunakan Metode Hazard and Operability di PT. PLN (Persero) UP3 Tasikmalaya
- Date Crossref
- 27/08/2026
- Éditeur
- Universitas Ma Chung
- Type
- journal-article
Ce recoupement confirme des métadonnées liées au DOI. Il ne confirme ni la méthode ni les conclusions de l’étude, et il ne compte pas comme une seconde source scientifique indépendante.
Les institutions déclarées
Une affiliation ne permet pas de déduire la nationalité d’un auteur.