Aller au contenu principal
Accès ouvert déclaré 2026 dissertation

POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL MAHASISWA BROKEN HOME DENGAN TEMAN DEKAT DALAM UPAYA MENGATASI KESEHATAN MENTAL

0Citations signalées, ce qui n’est pas une note de qualité
2Institutions déclarées
1Pays d’affiliation déclarés

Rattachement africain : jp. Niveau de preuve : code pays fourni par la source.

Le résumé fourni par la source

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mahasiswa broken home dalam membangun keterbukaan diri (self-disclosure) kepada teman dekat, memahami makna teman dekat sebagai sumber dukungan emosional, serta mengetahui pengaruh rasa percaya dan kedekatan emosional terhadap motivasi membuka diri dalam upaya menjaga kesehatan mental. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap enam mahasiswa broken home di Kota Bandung yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa broken home mampu membangun keterbukaan diri kepada teman dekat melalui proses interaksi yang dilandasi oleh rasa percaya, kenyamanan, dan kedekatan emosional. Teman dekat dimaknai sebagai tempat berbagi cerita, memperoleh dukungan emosional, serta menjadi support system yang membantu menghadapi berbagai tekanan psikologis akibat kondisi keluarga yang tidak harmonis. Selain itu, rasa percaya dan kedekatan emosional terbukti menjadi faktor utama yang mendorong motivasi mahasiswa untuk membuka diri. Komunikasi interpersonal yang ditandai dengan keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan komunikasi dua arah memberikan dampak positif terhadap kesehatan mental mahasiswa broken home karena mampu membantu mengurangi stres, memberikan ketenangan emosional, serta meningkatkan kemampuan individu dalam menghadapi berbagai permasalahan kehidupan. Dengan demikian, komunikasi interpersonal dengan teman dekat memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan mental mahasiswa yang berasal dari keluarga broken home. Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Broken Home, Self-Disclosure, Dukungan Emosional, Kesehatan Mental.

Ce résumé expose les affirmations des auteurs. BNTIC ne l’interprète pas comme une validation indépendante des résultats.

Le contrôle bibliographique ouvert

Aucun DOI disponible pour le contrôle Crossref.

Les institutions déclarées

Une affiliation ne permet pas de déduire la nationalité d’un auteur.

Les sujets associés

Student Stress and CopingGlobal Socioeconomic and Political DynamicsMental Health and Well-being

BNTIC News n’est pas le producteur de ces données. Les publications sont interrogées à la demande dans Crossref, OpenAIRE, DOAJ, Europe PMC, HAL, DataCite, AfricArXiv, ROR et la Banque mondiale, sans clé d’accès. OpenAlex reste optionnel. Aucun service payant n’est nécessaire et aucune donnée externe n’est enregistrée en base. Consulter les sources et leurs limites.