Aller au contenu principal
Accès ouvert déclaré 2025 article

Unintended Medication Discrepancies (UMD) Pada Saat Rekonsiliasi Transfer dalam Konteks Negara Berpenghasilan Rendah dan Menengah : Tinjauan Naratif

0Citations signalées, ce qui n’est pas une note de qualité
1Institutions déclarées
1Pays d’affiliation déclarés

Rattachement africain : id. Niveau de preuve : code pays fourni par la source.

Le résumé fourni par la source

Unintended medication discrepancies (UMD) sering terjadi selama transisi perawatan, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah (LMICs), yang masih memiliki berbagai keterbatasan sistem seperti ketiadaan protokol standar, sistem informasi yang tidak terintegrasi, dan minimnya farmasis klinik terlatih. Tinjauan naratif ini bertujuan untuk mengeksplorasi prevalensi, karakteristik, dan faktor-faktor penyebab UMD di LMICs berdasarkan analisis terhadap 10 studi terpilih. Jenis discrepancy yang paling sering dilaporkan adalah penghilangan obat (omission), terutama pada pasien lanjut usia dengan terapi kompleks. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian UMD meliputi polifarmasi, dokumentasi yang tidak memadai, ketiadaan protokol rekonsiliasi, keterlibatan farmasis yang rendah, dan komunikasi lintas fasilitas yang buruk. Meskipun terdapat berbagai keterbatasan sistem, intervensi yang dipimpin oleh farmasis terbukti mampu menurunkan angka UMD secara signifikan bahkan di lingkungan terbatas. Perbandingan dengan negara maju menunjukkan bahwa penggunaan sistem digital, kebijakan yang terstandar, dan integrasi peran farmasis sangat membantu dalam meningkatkan keselamatan pengobatan saat transisi perawatan. Kajian ini menyimpulkan bahwa penanggulangan UMD di LMICs memerlukan pendekatan multidimensi seperti pengembangan kebijakan nasional, pelibatan farmasis dalam tim klinik, implementasi teknologi yang sesuai konteks, dan penguatan pendidikan farmasi untuk meningkatkan keselamatan pasien.

Ce résumé expose les affirmations des auteurs. BNTIC ne l’interprète pas comme une validation indépendante des résultats.

Le contrôle bibliographique ouvert

DOI retrouvé dans Crossref DOI retrouvé ; titre concordant.

Titre Crossref
Unintended Medication Discrepancies (UMD) Pada Saat Rekonsiliasi Transfer dalam Konteks Negara Berpenghasilan Rendah dan Menengah : Tinjauan Naratif
Date Crossref
24/08/2025
Éditeur
Universitas Tjut Nyak Dhien
Type
journal-article

Ce recoupement confirme des métadonnées liées au DOI. Il ne confirme ni la méthode ni les conclusions de l’étude, et il ne compte pas comme une seconde source scientifique indépendante.

Où se fait cette recherche

  • Padjadjaran University pays non établi dans la notice
    Université ou école supérieure
  • Program Studi Magister Farmasi Klinik pays non établi dans la notice
    Institution

Padjadjaran University et Program Studi Magister Farmasi Klinik.

Une affiliation ne permet pas de déduire la nationalité d’un auteur.

Les sujets associés

Healthcare Quality and SatisfactionPharmaceutical Practices and Patient OutcomesPublic Health and Nutrition

BNTIC News n’est pas le producteur de ces données. Les publications sont interrogées à la demande dans Crossref, OpenAIRE, DOAJ, Europe PMC, HAL, DataCite, AfricArXiv, ROR et la Banque mondiale, sans clé d’accès. OpenAlex reste optionnel. Aucun service payant n’est nécessaire et aucune donnée externe n’est enregistrée en base. Consulter les sources et leurs limites.