Unintended Medication Discrepancies (UMD) Pada Saat Rekonsiliasi Transfer dalam Konteks Negara Berpenghasilan Rendah dan Menengah : Tinjauan Naratif
Rattachement africain : id. Niveau de preuve : code pays fourni par la source.
Le résumé fourni par la source
Unintended medication discrepancies (UMD) sering terjadi selama transisi perawatan, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah (LMICs), yang masih memiliki berbagai keterbatasan sistem seperti ketiadaan protokol standar, sistem informasi yang tidak terintegrasi, dan minimnya farmasis klinik terlatih. Tinjauan naratif ini bertujuan untuk mengeksplorasi prevalensi, karakteristik, dan faktor-faktor penyebab UMD di LMICs berdasarkan analisis terhadap 10 studi terpilih. Jenis discrepancy yang paling sering dilaporkan adalah penghilangan obat (omission), terutama pada pasien lanjut usia dengan terapi kompleks. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian UMD meliputi polifarmasi, dokumentasi yang tidak memadai, ketiadaan protokol rekonsiliasi, keterlibatan farmasis yang rendah, dan komunikasi lintas fasilitas yang buruk. Meskipun terdapat berbagai keterbatasan sistem, intervensi yang dipimpin oleh farmasis terbukti mampu menurunkan angka UMD secara signifikan bahkan di lingkungan terbatas. Perbandingan dengan negara maju menunjukkan bahwa penggunaan sistem digital, kebijakan yang terstandar, dan integrasi peran farmasis sangat membantu dalam meningkatkan keselamatan pengobatan saat transisi perawatan. Kajian ini menyimpulkan bahwa penanggulangan UMD di LMICs memerlukan pendekatan multidimensi seperti pengembangan kebijakan nasional, pelibatan farmasis dalam tim klinik, implementasi teknologi yang sesuai konteks, dan penguatan pendidikan farmasi untuk meningkatkan keselamatan pasien.
Ce résumé expose les affirmations des auteurs. BNTIC ne l’interprète pas comme une validation indépendante des résultats.
Le contrôle bibliographique ouvert
DOI retrouvé dans Crossref DOI retrouvé ; titre concordant.
- Titre Crossref
- Unintended Medication Discrepancies (UMD) Pada Saat Rekonsiliasi Transfer dalam Konteks Negara Berpenghasilan Rendah dan Menengah : Tinjauan Naratif
- Date Crossref
- 24/08/2025
- Éditeur
- Universitas Tjut Nyak Dhien
- Type
- journal-article
Ce recoupement confirme des métadonnées liées au DOI. Il ne confirme ni la méthode ni les conclusions de l’étude, et il ne compte pas comme une seconde source scientifique indépendante.
Où se fait cette recherche
-
Padjadjaran University pays non établi dans la noticeUniversité ou école supérieure
-
Program Studi Magister Farmasi Klinik pays non établi dans la noticeInstitution
Padjadjaran University et Program Studi Magister Farmasi Klinik.
Une affiliation ne permet pas de déduire la nationalité d’un auteur.