Pendampingan Dalam Rangka Membangun Brand Awareness Pisang Goreng Kipas Pontianak Melalui Digital Marketing
Résumé fourni par la source
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peranan strategis dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi tantangan dalam membangun brand awareness dan memanfaatkan digital marketing. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendampingan dalam membangun brand awareness pisang goreng kipas Pontianak melalui digital marketing di Kios Jalan Setiabudi No. 194 Bandung. Metode dalam pengabdian ini menggunakan pendekatan participatory action research dengan tahapan survei awal, pelatihan, implementasi, dan evaluasi selama 6 bulan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan kuesioner kepada 50 responden konsumen. Hasil pengabdian ini menunjukkan peningkatan brand awareness dari 23% menjadi 67%, peningkatan jumlah pelanggan sebesar 45%, dan peningkatan omzet sebesar 38% setelah implementasi strategi digital marketing. Platform media sosial yang paling efektif adalah Instagram (78% engagement rate) dan WhatsApp Business (82% response rate). Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan meliputi konsistensi konten, visual menarik, dan interaksi aktif dengan pelanggan. Pengabdian ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan UMKM kuliner tradisional melalui strategi digital marketing yang tepat sasaran.
Ce résumé expose les affirmations des auteurs. BNTIC ne l’interprète pas comme une validation indépendante des résultats.
Contrôle bibliographique ouvert
DOI retrouvé dans Crossref DOI retrouvé ; titre concordant.
- Titre Crossref
- Pendampingan Dalam Rangka Membangun Brand Awareness Pisang Goreng Kipas Pontianak Melalui Digital Marketing
- Date Crossref
- 19/08/2025
- Éditeur
- Riviera Publishing
- Type
- journal-article
Ce recoupement confirme des métadonnées liées au DOI. Il ne confirme ni la méthode ni les conclusions de l’étude et ne compte pas comme une seconde source scientifique indépendante.
Institutions déclarées
Une affiliation ne permet pas de déduire la nationalité d’un auteur.