STRATEGI PEMBELAJARAN INTERTEKSTUAL DENGAN POGIL YANG BERPOTENSI MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP PENGARUH KONSENTRASI DAN SUHU TERHADAP LAJU REAKSI SERTA KPS SISWA
Résumé fourni par la source
Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh strategi pembelajaran intertekstual dengan POGIL(Process Oriented Guided Inquiry Learning) pada submateri pengaruh konsentrasi dan suhu terhadaplaju reaksi yang berpotensi meningkatkan penguasaan konsep dan keterampilan proses sainssiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research Development (RD) yangdibatasi hingga tahap pengembangan produk awal. Instrumen yang digunakan berupa formatkesesuaian antara indikator penguasaan konsep dengan kompetensi dasar pengetahuan dandeskripsi konsep, kesesuaian indikator keterampilan proses sains dengan kompetensi dasarketerampilan dan deskripsi keterampilan proses sains serta kesesuaian kegiatan pembelajarandengan indikator penguasaan konsep dan indikator keterampilan proses sains. Dalam prosespengembangan strategi pembelajaran dilakukan validasi oleh empat orang ahli pedagogi kimia,dua orang ahli kimia, dan dua orang praktisi kimia. Berdasarkan hasil validasi, dua butirindikator penguasaan konsep dinyatakan valid, sembilan indikator keterampilan proses sainsdinyatakan valid dengan beberapa saran perbaikan. Strategi pembelajaran yang dikembangkanberupa kegiatan pembelajaran yang menggabungkan tiga level representasi kimia ke dalamlangkah pembelajaran POGIL. Secara umum, hasil validasi menyatakan bahwa strategi tersebutvalid dengan beberapa saran perbaikan.
Ce résumé expose les affirmations des auteurs. BNTIC ne l’interprète pas comme une validation indépendante des résultats.
Contrôle bibliographique ouvert
DOI retrouvé dans Crossref DOI retrouvé ; titre concordant.
- Titre Crossref
- STRATEGI PEMBELAJARAN INTERTEKSTUAL DENGAN POGIL YANG BERPOTENSI MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP PENGARUH KONSENTRASI DAN SUHU TERHADAP LAJU REAKSI SERTA KPS SISWA
- Date Crossref
- 22/11/2022
- Éditeur
- Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
- Type
- journal-article
Ce recoupement confirme des métadonnées liées au DOI. Il ne confirme ni la méthode ni les conclusions de l’étude et ne compte pas comme une seconde source scientifique indépendante.